Wednesday, December 14, 2011

Kumpulan Puisi XII IPA 1

Suara Rakyat
Oleh: Exze Erizilina

Detik demi detik berlalu
Berjalan menuju masa depan yang kian kelam
Dan bumi semakin tua
Mengiringi Indonesia yang telah enam puluh enam tahun merdeka
Tapi,
Kemerdekaan itu hanya untuk anda, Para Penguasa
Bukan untuk kami,
Rakyat yang lemah dan tak berdaya

Rakyat gelisah,
Karena takut di PHK
Rakyat takut,
Karena terancam dengan apa yang mereka anut
Rakyat marah,
Karena korupsi meraja rela
Rakyat menangis,
Karena moral turun drastis
Rakyat cemas,
Karena tak bisa beli beras
Tolong,
Tolong dengarkan suara kami
Kami rakyat yang lemah dan tak berdaya
Meminta keadilan dari anda semua


KISAHKU
Oleh: Rika Apriani

Cinta itu datang dengan sendirinya
Tanpa ada kuda putih yang mengiringinya
Tak perna terbayang dibenakku
Dan tak pernah ada hasrat dihatiku

Engkau yang dahulu ia sayang
Engkau yang dahulu ia cintai
Kini berpalinbg kepadaku

Hatiku selalu bertanya-tanya
Dan tak pernah percaya
Apa ini sebuah mimpi ,
Atau memang kehidupan yang harus aku jalani

Ingin aku menjauhinya
Namun tak mungkin
Aku terlanjur mencintainnya
Dan aku pun tak sanggup untuk itu

Mungkin memang ini jalan hidupku
Kisahku …
Meski harus ada yang tersakiti





Kembalikan Aku Seperti aku
Oleh: Mareti Fitrah Cendana Dewi
Ada sebuah keinginan untuk merubah malam menjadi siang
Mengggantikan rembulan menjadi matahari
Tapi aku telah terlahir didunia ini
            Telah kau titipkan beban yang harus ku bawa
            Tapi menentang itu semua, aku berusaha menentang matahari
            Dan aku tunggu lautan itu kering
            Itu semua hanya kosong
Dimanakah kekuatan yang dulu kau berikan
Aku hanya meminta, dan meminta,,,
Tanpa aku bisa menepati janji yang terucap dirahim ibu
Aku hanya bisa memohon, dan meminta kembali,,
            Ya, biarkan aku menjadi aku kembali
            Seperti yang dulu pernah kau ciptakan
Seperti yang dulu pernah kau janjikan padaku
Kenapa ada dadjal di benakku
Kenapa ada setan yang mengalir di darahku
Yang kini mengganti putih menjadi hitam
Mengganti cinta dengan nafsu binatang
Kini nuraniku telah pergi,
Ataukah telah berbaur dengan kubangan lumpur
Apa yang kulihat menjadi abu-abu
Tak ada mulia hanya hina
Apa waktu itu hebat ?
Apa waktu itu perkasa ?
            Sehingga mampu mengubah hati manusia
            Atau setan hitam yang telah menguasai hatiku
            Mangalahkan malaikat yang bersuara halus
Malam menjadi siang,
Aku telah hilang,
Aku tidak dibumi lagi
Aku telah pergi, aku telah mati,
Aku mati bersama angkuhku
Aku hilang bersama bejatku
Dan aku pergi bersama egoku
            Kini aku bukan manusia yang hanya bisa meminta
            Tapi srigala yang bersarang di hati manusia.

NB : DILARANG KERAS COPASSSSS......


No comments:

Post a Comment